Translate

Senin, 05 Desember 2011

Menyambut 1 Muharram 1433 H

Hari ini Sabtu bertepatan dengan tanggal 26 November 2011 SDN Kampung Melayu 01 Pagi Mengadakan acara menyambut datangnya tahun baru islam 1 Muharram untuk kelender Hijriyah tahun 1433 H. Sebagai ummat Islam saya mengenang tahun baru Hijriyah sebagai tahun yang sangat bersejarah dalam perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW menyebarkan agama Islam. Dakwah nabi atau ajakan Nabi untuk menyelamatkan ummat waktu dari bathil menadi haq adalah sebuah perjuangan yang bukan tanpa tantangan. Tantangannya sangat berat. Tantangan Nabi dalam menyebarkan ajaran Islam tidak hanya datang dari orang-orang yang jauh dari beliau, tapi bahkan tantangan tersebut datang dari orang – orang yang nota bene sangat dekat secara kekeluargaan. Termasuk paman beliau yang sangat menentang terhadap ajaran Islam adalah Abu Jahal dan Abu Lahab. Dakwah adalah sebuah ajakan. Ditolak oleh yang bukan keluarga ketika kita ajak, mungkin masih bisa kita tahan untuk sabar. Tapi kalau sudah keluarga yang menolak ketika kita ajak untuk beragama Islam, maka itu adalah sebuah tantangan yang sangat berat.

Momentum Hijriyah adalah sebuah fakta sejarah yang patut kita teladani. Kesabaran Nabi dalam menghadapi berbagai tantangan dakwah perlu kita jadikan pelajaran bahwa memang tidak mudah mengajak orang untuk ikut sesuai dengan keinginan kita. Perlu ketegaran dan kegigihan untuk melaksanakannya. Di antara tantangan yang sangat berat waktu itu adalah blokade orang kafir terhadap Nabi dan para sahabat beliau. Istilah sekarang embargo di segala bidang dilakukan oleh orang kafir untuk menghambat dakwah Nabi. Tiga tahun ( kalau tidak salah ) Nabi dan para sahabatnya tidak bisa berhubungan dengan dunia luar baik secara ekonomi, persediaan makanan dan lain-lain. Yang sangat memperihatinkan Nabi dan para sahabat waktu hanya bisa makan dedaunan. Subhanallah. Jika bukan karena perintah Allah dan jika hati Nabi seperti kita kita ini, maka mungkin agama Islam tidak akan datang ke tempat, ke negeri Indonesia, kita sekarang ini. Kemudian datanglah perintah Allah untuk hijrah. Hijrah artinya pindah dari tempat yang tidak aman menuju tempat yang lebih aman agar dakwah akan terus berjalan.

Bila mengenang ini semua sangat besar tantangan Nabi dalam menyebarkan Islam. Sudah sepantasnya bagi ummat Islam untuk selalu mengingat beliau. Mengenang tahun hijrahnya dengan cara melaksanakan perintah-perintahnya dan menjauhi larangan-larangannya. Juga dengan cara membacakan shalawat untuk Nabi. Shalawat dan salam kita hadiahkan untuk Nabi yang telah sukses membawa agama Islam ke tengah-tengah kita, ke tengah keluarga kita dan ke tengah-tengah negeri kita Indonesia. Mungkin hanya shalawat yang bisa kita hadiahkan untuk Nabi Muhammad SAW. Jika mengingat jasa beliau yang telah membawa keselamatan, Islam, maka berapapun shalawat yang kita kumandangkan tidak akan sebanding. Adalah sangat memperihatinkan jika berbagai pihak mengatakan bahwa membaca perintah shalawat adalah dalam rangka menyelamatkan Nabi Muhammad SAW dari api neraka. Bukan. Sekali lagi bukan itu. Membaca shalawat adalah perintah Allah. Maka kita wajib patuh dan tunduk.

Selamat tahun baru Hijriyah 1433 H. Semoga di masa mendatang, masa depan, Allah akan memberikan jalan yang lebih luas, rizki lebih luas dan ilmu lebih luas. Tak lupa juga kepada rekan blogger dan siapapun juga yang pernah berkunjung dan membaca blog, saya ucapkan mohon lahir dan batin.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Plok.plok..plok..👏👏